Indikator dan Perhitungan Masa Subur Wanita

Kesehatan

Wanita merupakan jenis kelamin yang dapat mengandung dan memberikan keturunan bagi pasangan. Untuk mendapatkan keturunan, ada banyak hal yang harus dilakukan dan diperhatikan dengan baik guna mempelancar proses pembuahan sehingga kemungkinan untuk hamil terbuka dengan lebar. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh seorang wanita untuk hamil dengan cepat dan akurat adalah dengan menghitung masa subur. Perhitungan masa subur wanita dapat dimulai melalui pencatatan periode haid setiap bulannya.

Masa haid dimulai ketika dinding rahim di dalam vagina meluruh dan dikeluarkan bersamaan dengan darah pada haru pertama haid. Ketika masa haid datang, sel telur atau ovum akan mengalami perkembangan di dalam ovarium. Pada saat ovum telah matang, ovum akan dilepaskan dari ovarium. Peristiwa ini dikenal dengan nama ovulasi. Ovulasi sendiri terjadi pada hari  ke-12 hingga hari ke-14 sebelum datangnya haid periode selanjutnya. Jika siklus haid seorang wanita hanya terjadi selama 22 hari, maka peristiwa ovulasi akan berlangsung dalam waktu yang singkat. Untuk mengetahui waktu ovulasi secara tepat, para wanita harus mengetahui siklus haid dengan baik.

www.pexels.com

Menghitung Masa Subur Wanita

Untuk memperbesar kemungkinan untuk hamil, sel telur atau ovum harus segera dibuahi oleh sperma dalam jangka waktu 12 hingga 24 jam setelah proses ovulasi berlangsung. Untuk mengetahui keadaan paling subur seorang wanita, memperhatikan hari atau waktu subur seorang wanita sangat penting untuk dilakukan. Masa subur dapat dihitung berdasarkan dengan analisis siklus menstruasi yang dilakukan selama delapan bulan terakhir. Untuk menghitung masa subur wanita, perhitungan masa subur dapat dilakukan secara pribadi. Jika Anda merupakan pihak yang ingin mengetahui bagaimana cara untuk menghitung masa subur, simak penjelasannya di bawah ini:

  1. Mengetahui panjang siklus haid

Untuk melakukan perhitungan masa subur, Anda berkewajiban untuk menandai siklus hadi setiap bulan. Anda juga harus menghitung lama haid yang Anda alami setiap bulannya untuk mendapatkan data solid akan panjang siklus haid yang Anda alami. Lama waktu siklus haid dapat dimulai sejak pertama kali haid datang setiap bulannya. Karena ada kemungkinan panjngan siklus haid akan mengalami perbedaan setiap bulannya, Anda harus melakukan pencatatan siklus haid setiap bulan guna mendapatkan rata-rata panjang siklus haid yang Anda alami.

  1. Memperkirakan masa subur

Cara selanjutnya yang dapat Anda gunakan untuk menghitung waktu subur adalah dengan melakukan perhitungan akan panjang atau lama waktu masa haid. Anda dapat menghitung waktu terpanjang dan terpendek siklus haid untuk mengetahui masa subur yang Anda miliki. Berikut ini merupakan cara menghitung masa subur yang dapat Anda lakukan:

  • Mengurangi waktu 18 hari dari masa siklus haid terpendek. Jika Anda memiliki siklus haid selama 25 hari, masa subur Anda jatuh pada hari ketujuh setelah hari haid pertama datang.
  • Mengurangi waktu 11 hari dari masa siklus haid terpanjang. Jika Anda mengalami siklus haid terpanjang hingga 29 hari, maka hari ke-18 menjadi masa subur yang Anda miliki. Melakukan hubungan di masa subur dapat meningkatkan kemungkinan Anda untuk hamil dan memiliki keturunan.
www.pexels.com

Tanda-Tanda Alami yang Dialami oleh Wanita yang Berada pada Fase Ovulasi

Meskipun menjadi kegiatan yang mudah untuk dilakukan, perhitungan masa subur tidak dilakukan oleh semua wanita. Para wanita cenderung melakukan hubungan seksual sesering mungkin untuk mendapatkan keturunan tanpa harus melakukan perhitungan masa subur. Jika Anda tidak ingin disulitkan untuk melakukan perhitungan masa subur melalui siklus haid yang Anda alami, Anda dapat memprediksi masa subur dengan melihat tanda-tanda tak biasa pada tubuh. Tanda-tanda tak biasa yang terjadi pada tubuh dapat Anda gunakan sebagai indikator fase ovulasi pada tubuh. Sebagai indikator fase ovulasi, tanda-tanda pada tubuh yang tak biasa ini dapat membantu Anda dalam menilai apakah Anda berada pada masa subur atau tidak. Untuk mengetahui tanda alami yang terjadi pada tubuh dan dapat dijadikan sebagai indikator ovulasi, simak penjelasannya di bawah ini:

  1. Suhu tubuh basal yang meningkat

Suhu tubuh basal adalah suhu tubuh pertama yang terjadi di pagi hari ketika Anda belum bangun dari tempat tidur. Sebelum bangun tidur, Anda sebaiknya mengukur suhu tubuh dengan teliti. Jika Anda melakukan pengukuran suhu setelah bangkit dari tempat tidur, suhu tubuh basal akan mengalami perubahan. Suhu tubuh basal sendiri memiliki suhu sebesar 35,5º C hingga 36,6º C. Suhu tubuh basal seseorang dapat berubah berdasarkan dengan kadar hormon yang ada di dalam tubuh. Ketika tubuh melepas ovum, hormon tubuh dapat berubah dan mempengaruhi suhu pada tubuh basal. Suhu tubuh basal akan meningkat dan akan terus bertahan pada suhu yang tinggi hingga siklus haid dimulai. Jika Anda melakukan pencatatan atas suhu tubuh basal yang Anda miliki setiap harinya, Anda akan mengetahui masa subur yang tepat. Anda dapat menggunakan termometer suhu tubuh basal untuk mendapatkan data suhu tubuh yang akurat.

  1. Perubahan lendir yang ada pada serviks

Indikator masa subur wanita lainnya yang dapat membantu Anda untuk mengetahui masa subur adalah melalui lendir yang berasal dari serviks atau mulut rahim. Hormon pada tubuh yang mampu mengontrol siklus haid dapat berimbas pula pada lendir yang ada pada serviks. Sebelum terjadinya ovulasi, lendir pada serviks akan mengalami perubahan warna, perubahan tekstur lendir dan perubahan jumlah lendir yang dihasilkan oleh serviks. Jika lendir pada serviks mengalami perubahan, kemungkinan Anda untuk hamil sangatlah besar. Jika diperhatikan dengan seksama, lendir pada serviks memiliki tekstur yang elastis, licin dan berwarna transparan. Dengan tekstur yang dimiliki oleh lendir pada serviks, sperma dapat dengan mudah berenang menuju ovum sehingga dapat membuahi ovum tersebut. Perubahan lendir pada serviks sendiri memiliki pola tekstur yang berbeda-beda. Untuk mengetahui pola tekstur pada lendir yang ada pada serviks, simak penjelasannya di bawah ini.

  • Mendekati masa ovulasi: keadaan lendir terasa lebih lengket, berwarna keruh dan banyak dikeluarkan oleh serviks.
  • Selama masa ovulasi: keadaan lendir yang licin, elastis, terasa basah dan transparan. Warna lendir menyerupai warna pada putih telur. Kondisi lendir selama masa ovulasi dapat bertahan dalam jangka waktu 3 hingga 4 hari. Kondisi lendir pada masa ovulasi sebaiknya dimanfaatkan dengan baik guna memungkinkan terjadinya pembuahan selama melakukan hubungan seksual.
  • Setelah ovulasi: lendir terasa ketring dan sulit untuk dikeluarkan.
  1. Ketegangan mulut rahim yang berubah

Selama masa ovulasi, kondisi mulut rahim terasa lembut, tinggi dan terbuka. Kondisi mulut rahim tersebut memudahkan sperma untuk memasuki leher rahim sehingga pembuahan sel telur dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Untuk mengetahui perubahan atas kondisi mulur rahim, Anda dapat memanfaatkan jari tangan untuk melihat apakah mulur rahim yang Anda miliki berubah atau tidak.

  1. Perut yang terasa kembung
  2. Gairah seksual yang meningkat
  3. Rasa nyeri di area payudara
  4. Rasa nyeri atau kram pada bagian pinggul

Sebagian wanita yang sedang memasuki fase ovulasi akan mengalami rasa nyeri atau kram pada bagian pinggul. Rasa sakit pada pinggul dapat Anda jadikan sebagai pendeteksi bahwa Anda telah memasuki masa subur.

  1. Keputihan yang semakin banyak

Karena Anda merupakan masyarakat yang hidup di zaman yang serba modern, Anda dapat pula memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mengetahui masa subur. Teknologi yang membalut aplikasi kesuburan menjadi alat tepat yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan data tepat mengenai masa subur yang Anda miliki. Tidak hanya memberikan informasi akan masa subur yang Anda alami, aplikasi kesuburan yang dapat diunduh melalui smartphone juga akan menjadwalkan waktu untuk melakukan hubungan badan dengan pasangan. Untuk mengetahui lebih lanjut akan aplikasi kesuburan guna mengetahui masa subur, simak ulasannya di bawah ini:

  1. Period Tracker

Aplikasi pertama yang dapat Anda gunakan untuk mengetahui masa subur adalah Period Tracker. Aplikasi ini akan memberikan informasi tepat seputar masa subur yang Anda alami. Selain itu, Anda juga dapat mencatat waktu datangnya haid setiap bulannya melalui aplikasi Period Tracker.

  1. Ovulation Tracker

Aplikasi lainnya yang dapat Anda gunakan untuk mengetahui masa subur adalah Ovulation Tracker. Dengan aplikasi ini, Anda akan mengetahui masa ovulasi sehingga dapat meningkatkan peluang untuk hamil.

  1. Personal Health Notes

Personal Health Drive merupakan aplikasi yang berisikan akan jadwal Anda berhubungan seksual. Aplikasi ini juga memberikan informasi akan mood Anda dan gejala-gejala apa saja yang Anda rasakan selama masa subur.

www.pexels.com

Masa Tidak Subur Wanita

Masa subur seorang wanita dihitung berdasarkan dengan waktu dimana wanita tersebut mengalami menstruasi atau haid. Ketika seorang wanita tidak juga mengalami menstruasi di bulan-bulan tertentu, wanita tersebut biasanya memanfaatkan keberadaan obat telat bulan. Mereka yang mengkonsumsi obat terlambat bulan berharap bahwa dengan mengkonsumsi obat, periode menstruasi dapat datang dengan segera. Jika diperhatikan dengan baik, masa subur paling baik seorang wanita jatuh pada hari kelima setelah ovulasi berlangsung dan satu hari setelah ovulasi berlangsung. Hal tersebut dapat terjadi lantaran ovum hanya dapat bertahan hidup selama 24 jam. Sel telur atau ovum yang tidak dibuahi menjadi pertanda bahwa Anda memasuki masa tidak subur. Siklus haid yang paling umum adalah selama 28 hari sedangkan ovulasi terjadi pada hari ke-14 pada siklus haid. Jika ovum tidak mengalami pembuahan, dinding rahim akan mengalami peluruhan. Darah pada dinding rahim yang meluruh akan dikeluarkan melalui vagina dan dikenal dengan istilah haid atau menstruasi. Ovum yang dikeluarkan bersamaan dengan darah membuat Anda berada pada masa tidak subur.

Pada saat Anda mengalami haid di hari pertama, kemungkinan untuk hamil adalah 0%. Untuk beberapa hari kedepan, Anda juga masih berada pada masa tidak subur. Meskipun begitu, kesempatan Anda untuk hamil masih terbuka dengan lebar. Meskipun memiliki kemungkinan yang kecil, ovulasi dapat terjadi secara tiba-tiba pada waktu-waktu yang tidak dapat Anda perkirakan. Setelah Anda mengeluarkan ovum ketika haid, tubuh secara alami akan melepaskan ovum kembali. Akibat kondisi ini, masa subur Anda akan kembali sehingga kemungkinan hamil akan tetap ada. Untuk meningkatkan kemungkinan untuk hamil, Anda sebaiknya memanfaatkan masa subur dengan baik.

Meskipun kini Anda memiliki pengetahuan seputar waktu dimana ovum dikeluarkan oleh tubuh, ovulasi masih menjadi kejadian yang sulit untuk ditebak. Anda membutuhkan cara atau tips lainnya agar dapat hamil dengan mudah. Untuk mengetahui tips mudah hamil, berikut penjelasannya:

  1. Konsultasikan diri dengan dokter bersama dengan pasangan

Berkonsultasi dengan dokter kandungan menjadi tips pertama yang dapat Anda lakukan guna mendapatkan kesempatan besar untuk hamil. Dengan berkonsultasi dengan dokter, Anda akan diberikan penjelasan mengenai waktu yang tepat untuk melakukan hubungan badan dengan pasangan. Dokter juga akan menyarankan hal-hal yang harus Anda lakukan sehingga dapat hamil dengan cepat.

  1. Menerapkan gaya hidup sehat

Sebelum memutuskan untuk hamil, kondisi tubuh harus berada dalam keadaan yang baik. Guna mendapatkan tubuh yang sehat, menerapkan gaya hidup sehat menjadi keputusan yang tepat untuk Anda lakukan. Dengan melakukan olahraga secara teratur, menjauhkan diri dari asap rokok, menghindari alkohol, mengkonsumsi sumber makanan yang bernutrisi tinggi dan memiliki berat badan yang normal menjadi contoh gaya hidup sehat yang dapat Anda terapkan. Gaya hidup sehat tidak hanya harus diterapkan oleh wanita tetapi diterapkan juga oleh pria guna mendapatkan sperma dengan kualitas yang baik.

  1. Memperkirakan waktu ovulasi

Ovulasi menjadi penentu masa subur wanita yang paling utama. Peluang Anda untuk hamil dapat terbuka dengan lebar jika Anda melakukan hubungan seksual ketika masa ovulasi berlangsung. Agar Anda mendapatkan kehamilan yang diidam-idamkan, ada baiknya untuk memperkirakan waktu terjadinya ovulasi di tubuh Anda.

  1. Lakukan hubungan seksual dengan pasangan secara teratur

Jika Anda mengetahui masa ovulasi dengan baik, Anda akan memiliki kemudahan untuk merencanakan waktu  berhubungan badan dengan pasangan. Melakukan hubungan badan secara teratur pada masa subur memberikan kesempatan yang besar bagi Anda untuk hamil. Jika Anda tidak memiliki kemampuan dalam mengira kapan masa ovulasi yang Anda alami, Anda dapat melakukan hubungan badan sesering mungkin.

www.pexels.com
  1. Jauhkan diri dari stress

Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa stress merupakan sumber beragam jenis penyakit. Jika Anda mengalami stress sebelum mencapai kehamilan, Anda akan kesulitan untuk hamil. Agar Anda memiliki kesempatan besar untuk hamil, ada baiknya untuk menghindari permasalahan yang dapat menimbulkan stress.

Berbicara mengenai ovulasi dan masa subur wanita, sudah menjadi hal yang lumrah jika kita mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan haid atau menstruasi. Bagi wanita normal, Anda pastinya mengetahui dengan baik bahwa haid dapat dialami oleh seorang wanita setiap bulannya. Masa haid seorang wanita normal berkisar antara 28 hari hingga 30 hari. Meskpun begitu, tidak semua wanita memiliki masa haid yang sama. Sebagin besar wanita bahkan memiliki masa haid selama 25 hari dan ada pula yang memiliki masa haid hingga 35 hari. Masa haid selama 35 hari merupakan masa haid terpanjang yang dialami oleh seorang wanita. Pada masa haid sendiri, ada beberapa fase haid yang terjadi dan umum dirasakan oleh setiap wanita. Di bawah ini merupakan fase haid yang perlu Anda ketahui dengan baik:

  1. Hari pertama hingga hari ke-4

Hari pertama dan hari keempat merupakan fase pengeluaran haid atau menstruation. Hari pertama menstruasi merupakan hari yang penting karena pada hari tersebut merupakan fase pertama yang terjadi. Untuk mempercepat kehamilan, Anda dapat mencatat tanggal pertama kali haid hingga haid berakhir.

  1. Hari ke-5 hingga hari ke-13

Fase follicular menjadi fase kedua haid yang terjadi pada hari kelima hingga hari ke-13 haid. Ketika Anda memasuki fase ini, hormon estrogen akan meningkat secara alami. Darah yang ada pada dinding rahim akan menebal dan dapat digunakan sebagai persediakan untuk mengandung. Pada hari ini juga, ovum yang berada pada kawasan ovarium akan semakin matang.

  1. Hari 14

Pada hari 14 haid, ovulasi dapat berjalan dengan baik dan menjadi kondisi paling memungkinkan untuk terjadinya pembuahan. Ovum yang keluar dari ovarium dapat terjadi lantaran peningkatan hormon LH atau Luteinizing Hormone. Jika ovum tidak dibuahi dengan sperma, sperma yang tidak dapat melakukan pembuahan akan mati dengan segera.

  1. Hari ke-15 hingga hari ke-28

Pada hari ke-15 hingga hari ke-28 fase haid dikenal dengan nama fase luteal. Pada saat memasuki fase ini, ovum akan dikeluarkan dan hormon progesteron akan berkurang jumlahnya. Karena berkurangnya hormon progesteron, dinding rahim akan menipis seperti sedia kala.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lengkap akan rumus untuk menghitung masa subur, Anda dapat pula menggunakan rumus perhitungan masa subur berdasarkan dengan keteraturan waktu haid. Dengan rumus ini, Anda nantinya memiliki kemudahan dalam menghitung masa subur berdasarkan dengan masa haid Anda. Berikut ulasannya:

  • Rumus wanita yang memiliki masa haid yang teratur

Jika Anda merupakan seorang wanita dengan masa haid yang teratur, Anda memiliki kemudahan dalam menghitung masa subur. Masa subur seorang wanita yang haid secara teratur jatuh pada hari ke-14 sebelum memasuki fase haid. Jika Anda telah melalui hari tersebut, Anda tentunya akan kesulitan untuk hamil karena tidak masuk ke dalam masa subur.

  • Wanita dengan masa haid yang tak teratur

Perhitungan masa subur seorang wanita yang memiliki masa haid tak teratur memiliki perhitungan yang berbeda. Jika Anda memiliki haid yang tak teratur, Anda dapat menggunakan lama waktu haid yang Anda alami. Anda dapat mengurangi masa haid terpendek dengan 11 hari dan memotong waktu selama 18 hari untuk masa haid terpanjang. Anda nantinya akan mendapatkan data mengenai masa subur dengan menggunakan rumus perhitungan masa subur yang telah dijelaskan sebelumnya.

Karena masa subur seorang wanita harus diketahui dengan baik, Anda tentunya harus mempelajari mengenai cara menghitung masa subur dengan baik. Dengan menggunakan perhitungan masa subur, Anda dapat mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan hubungan badan dengan pasangan. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, guna meningkatkan kemungkinan untuk hamil, berhubungan badan pada waktu yang tepat perlu untuk dilakukan.

Anda juga harus mengetahui kapan ovulasi terjadi di dalam tubuh sehingga proses pembuahan ovum terhadap sperma dapat berjalan dengan baik sehingga memungkinkan Anda untuk hamil. Dari banyaknya cara untuk menghitung masa subur, Anda dapat memilih salah satu cara menghitung masa subur yang telah dijelaskan di atas. Anda dapat pula memanfaatkan aplikasi kesuburan yang dapat Anda unduh melalui smarphone agar memudahkan Anda untuk menghitung masa subur dan memperingatkan Anda untuk melakukan hubungan badan dengan pasangan. Karena dibuat dengan teknologi yang tinggi, aplikasi kesuburan dapat Anda andalkan melalui ponsel yang Anda miliki agar dapat menentukan masa subur yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *